The Red

Rabu, 13 November 2013

9 Jenis Sepatu Wanita


1.      Platform
Istilah platform bukanlah untuk jenis hak yang digunakan tetapi untuk bagian sol. Sepatu platform memiliki ciri sol yang tebal di bagian depan sepatu. Pengguna sepatu platform akan terlihat lebih ramping, tinggi dan tidak mudah lelah karena desain sol depan yang lebih tebal.
http://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=334&campaignid=3&zoneid=201&loc=1&referer=http%3A%2F%2Fwolipop.detik.com%2Fread%2F2012%2F06%2F26%2F090707%2F1950729%2F233%2F3%2Fyuk-kenali-jenis-jenis-sepatu-wanita&cb=dd03bd7c42

2.      Peep-Toe
Sepatu peep-toe memiliki ujung sepatu terbuka yang memperlihatkan sedikit jari kaki, biasanya menunjukkan jari telunjuk kaki. Bagian belakang sepatu ini tertutup sehingga dapat digunakan untuk acara-acara resmi maupun santai.

3.       Boots
Sepatu yang awalnya hanya digunakan untuk musim dingin ini, kini banyak juga dipakai para fashionista, khususnya di Indonesia. Sepatu model tertutup ini sudah banyak macamnya, mulai dari boots setinggi pergelangan kaki, sebetis, bahkan kini juga dibuat sampai setinggi lutut.




4.       Pump Shoes
Sepatu hak tinggi jenis ini, tertutup di semua sisi kaki. Ciri dari sepatu pump ini adalah bagian depan yang membulat, dan biasanya menggunakan hak model stiletto. Model pump ini akan memberi kesan langsing dan feminin. Gunakan sepatu model ini dengan rok mini atau skinny jeans untuk tampilan yang kasual.

5.       Ballet Flat Shoes
Jika Anda termasuk pribadi casual, simpel, dan lebih mengutamakan kenyamanan saat menggunakan sepatu, sepatu ballet flat bisa jadi pilihan pas untuk Anda. Sepatu yang terinspirasi dari model sepatu ballet yang feminimin ini, cocok digunakan untuk segala acara, baik itu ke kampus, mall, bahkan ke kantor sekalipun.

6.       Loafers
Tampilan ala wanita karier kini telah banyak dituangkan dalam gaya berbusana sehari-hari. Untuk memberi kesan rapih namun santai, model loafers adalah pilihan yang tepat. Gunakan dengan jeans favorit Anda atau celana panjang yang digulung di bagian bawah untuk memberi kesan kasual.


7.      Sepatu Stiletto
Stiletto adalah jenis sepatu dengan bagian depan runcing dan hak yang tipis. Anda bisa menggunakan sepatu model stiletto ini, ke acara-acara formal seperti ke pesta untuk memberi kesan feminin dan seksi pada penampilan Anda. Namun penggunaan yang terlalu lama, akan berpengaruh pada kesehatan Anda, yakni mengakibatkan nyeri pada bagian pinggang.

8.       Sepatu Oxford
Bagi Anda yang senang bergaya maskulin namun tetap ingin terlihat feminin dan bergaya, sepatu model oxford pilihan tepat. Sepatu yang terinspirasi dari model sepatu kerja pria ini, dapat Anda padukan dengan skinny jeans atau dress potongan selutut untuk memberikan sentuhan gaya berbusana ala fashionista London.

9.       Wedges
Untuk Anda yang mau terlihat tinggi, namun ingin tetap merasa nyaman dan terkesan santai, Anda dapat menggunakan sepatu model wedges ini. Sepatu dengan tinggi hak yang rata dari depan sampai belakang dan menyatu dengan sol sepatu ini, cocok bagi Anda yang sering kesakitan menggunakan sepatu dengan hak kecil.

Sabtu, 19 November 2011

Membuat Keju Rumahan

Alat dan bahan :
• 1/2 Galon susu
• Kain tipis
• Panci besar
• Sendok kayu
• 3 T (tablespoon)/ 3 sendok makan jus lemon (segar)
• 3 T (tablespoon)/ 3 sendok makan cuka
• Garam dan bumbu lainnya
• Saringan


Cara membuat :
• Gunakan api lebih dari sedang untuk mendidihkan susu. Aduk selama 20-40 menit. Ini penting, jangan sampai susu terbakar dan mendidih terlalu cepat. Proses ini dinamakan proses pasteurisasi.
• Didihkan susu dengan menggunakan api lebih dari sedang. Aduk selama 20-40 menit. Ini penting, jangan sampai susu terbakar dan mendidih terlalu cepat. Proses ini disebut proses pasteurisasi.
• Tambahkan garam dan bumbu lain sesuai selera, jika Anda menginginkan keju Anda asin.
• Biarkan campuran mendingin dan dadih telah benar-benar terpisah dari air dadih. Siapkan kain katun tipis untuk menyaring. Saringlah campuran tersebut untuk memisahkan dadih dengan campurannya. Ikatlah kain tersebut, dan gantunglah hingga kering selama beberapa jam.
• Setelah keju dikeringkan, Anda dapat membentuknya menjadi seperti keju pada umumnya. Pastikan Anda simpan di tempat tertutup dan bersih, seperti di dalam kulkas.


Sumber :
• http://www.ehow.com/how_4562565_homemade-cheese-enzymes-cultures.html#ixzz1dYaCzv40
• Bapak Mujiyo, S. Pd. (Guru mapel biologi SMP N 2 Purworejo)

Senin, 01 Maret 2010

sial!

Assalamualaikum . . .!!!!!!
wah suweuerrr hari ni q sial banget !!!
masak , aqu keilangan dasi Q pas abis tampil drama b. inggris....mpe skrng blom ktemu!!
njug gimana jall! mati aku klo besok kna poin cma gara2 gak pke dasi!!!

tp da kabar baek jg. . Gini....
td mlm gebetanku dateng ke humz Q(tak jlazin kapan2 ja y)!! 'n td kta tmn2 dramaQu bgs plus lucu! hurray!!! alhamdulillah. .